Workshop

Workshop

Workshop merupakan salah satu program penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Untuk itu, Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs (PLHSDGs) bekerja sama dengan Sutha Club UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, melaksanakan berbagai workshop yang berhubungan dengan lingkungan hidup dan SDGs. Workshop-workshop ini dilaksanakan secara terprogram setiap tahun pada Pekan Lingkungan dan secara insidental baik di dalam maupun di luar kampus, bahkan sampai ke Thailand. PLHSDGs juga siap diundang sebagai narasumber pelaksanaan workshop-workshop di luar kampus. Berikut ini adalah workshop-workshop yang dilaksanakan oleh PLHSDGs UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi:

Pengolahan limbah minyak goreng (minyak jelantah) menjadi sabun. Program ini berfokus pada pengelolaan limbah domestik melalui pendekatan ekonomi sirkular. Peserta diberikan edukasi mengenai dampak negatif pembuangan minyak jelantah ke saluran air terhadap ekosistem perairan. Dalam pelatihan ini, peserta dipandu untuk melakukan purifikasi minyak jelantah menggunakan bahan alami dan melakukan proses saponifikasi untuk mengubahnya menjadi sabun cuci serbaguna. Tujuannya: mengurangi pencemaran air akibat limbah minyak goreng dan mengedukasi masyarakat mengenai potensi nilai ekonomi dari limbah rumah tangga. Relevansi SDGs: SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 14 (Ekosistem Laut) dan SDG 15 (Ekosistem Darat).

Pengolahan sampah kulit buah menjadi eco-enzyme. Program ini berfokus pada pengelolaan limbah domestik menjadi produk bernilai guna. Eco-enzyme merupakan produk fermentasi sampah kulit buah atau sayur menggunakan molase atau gula aren, yang memiliki berbagai manfaat seperti disinfektan, pupuk, dan lainnya. Tujuannya: meningkatkan nilai guna sampah dan mengedukasi masyarakat mengenai potensi nilai ekonomi dari limbah rumah tangga. Relevansi SDGs: SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan SDG 15 (Ekosistem Darat).

Teknologi Fermentasi Rumah Tangga: Pembuatan Kombucha. Pelatihan ini memperkenalkan teknik fermentasi mikroba sebagai solusi untuk gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Peserta diajarkan cara mengolah teh menjadi minuman fermentasi (Kombucha) menggunakan SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Fokus utama program ini adalah pada aspek sterilisasi, kontrol suhu, dan keamanan pangan dalam proses produksi mandiri. Tujuannya: mendorong kemandirian pangan sehat serta mengurangi jejak karbon dan sampah plastik yang timbul dari pembelian minuman kemasan industri. Relevansi SDGs: SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Pengolahan Pangan Berbasis Probiotik: Pembuatan Yogurt. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mengenai teknologi pangan sederhana melalui pembuatan yogurt. Peserta mempelajari prinsip mikrobiologi dalam fermentasi susu dan teknik inkubasi yang tepat untuk menghasilkan produk bernutrisi tinggi. Pelatihan ini menekankan pada penggunaan bahan lokal dan efisiensi energi dalam proses produksi. Tujuannya: meningkatkan ketahanan pangan dan asupan gizi masyarakat, serta mempromosikan pemanfaatan produk olahan susu mandiri yang bebas dari bahan pengawet sintetik. Relevansi SDGs: SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

    Jika berminat mengadakan workshop, bisa menghubungi Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs melalui kontak email: sdgscenter@uinjambi.ac.id atau langsung datang ke gedung LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi di Kampus 2 Simpang Sungai Duren.

    © 2026 PLHSDGS UIN STS Jambi. All Rights Reserved.