PLHSDGs Gelar Pengabdian Kesehatan di Puskesmas Olak Kemang, Angkat Tajuk Healthy Inside Fresh Outside

PLHSDGs Gelar Pengabdian Kesehatan di Puskesmas Olak Kemang, Angkat Tajuk Healthy Inside Fresh Outside

Berita 3 menit baca 14 kali dilihat

SEBERANG KOTA JAMBI — Menjaga kesehatan di tengah kabut asap menjadi perhatian tim Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs (PLHSDGs) LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Pada masa musibah seperti ini, masyarakat harus mampu meningkatkan pola hidup sehat, terutama kaum ibu yang harus menghadapi lebih banyak pekerjaan rumah dan mendampingi sekolah anak-anak. Menyikapi kondisi ini, PLHSDGs menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) Seberang Kota Jambi, pada hari Kamis tanggal 17 September 2026,

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Korpus PLHSDGs, Irmawati Sagala, Kepala Puskesmas Olak Kemang, dr. Debby Hasmita, serta narasumber yaitu dr. Winda Angraini dari Klinik UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh staf Puskesmas Olak Kemang, tim PKM PLHSDGs, serta 60-an orang peserta yang merupakan kader Puskesmas Olak Kemang dan masyarakat lainnya. Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Olak Kemang menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan secara khusus menyampaikan rasa penasaran terhadap materi yang akan disampaikan tim dari PLHSDGs. “Kegiatan ini membuka ruang bagi tim Puskesmas dan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan baru. Semoga kegiatan perdana ini nanti akan ada kegiatan lanjutan,” ujar dr. Debby yang juga mengikuti kegiatan hingga selesai.

Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan kegiatan inti berupa sosialisasi pola hidup sehat dan workshop membuat kombucha dan eco-enzyme. Materi diawali dengan pemaparan dari dr. Winda Angraini yang membahas topik “Healthy Inside Fresh Outside”. Dalam materi ini, dr. Winda menjelaskan tentang dampak yang ditimbulkan oleh kabut asap dan bagaimana mengelola pola hidup agar tetap sehat dalam kondisi ini. Menurut dr. Winda, menjaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan dari luar, tetapi juga perlu dimulai dari apa yang dikonsumsi sehari-hari. Dalam uraian materi juga dijelaskan bahwa kesehatan pencernaan, khususnya usus, memegang peranan penting untuk tetap sehat, sehingga perlu memperhatikan makanan yang membantu kesehatan. Minuman kombucha yang menjadi materi workshop kegiatan ini termasuk salah satu minuman probiotik yang bisa membantu kesehatan usus.

Setelah materi pola hidup sehat, kegiatan dilanjutkan dengan workshop pembuatan kombucha yang dipandu oleh Sabariah, S.KM dan pembuatan eco-enzyme yang dipandu langsung oleh Koordinator PLHSDGs, Dr. Irmawati Sagala. Melalui materi ini, diharapkan peserta bisa membuat dan mengonsumsi salah satu alternatif minuman probiotik secara rutin, yaitu kombucha. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu mengolah limbah organik di rumah sehingga dapat menghasilkan produk bernilai guna. Pada sesi terakhir, tim pengabdian juga memperkenalkan produk sabun eco-enzyme dan sabun minyak kelapa produksi PLHSDGs.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, bahkan setelah kegiatan berakhir, diskusi dengan tim PLHSDGS masih berlanjut. Para peserta tidak hanya mendapat kesempatan untuk menyimak materi dan mempraktikkan langsung, tetapi juga mendapatkan oleh-oleh produk jadi kombucha dan eco-enzyme dari tim PkM PLHSDGs. Selain itu, peserta juga mendapatkan doorprize sabun dari eco-enzyme dan sabun minyak kelapa saat diadakan kuis.

Melalui kegiatan ini, PLHSDGs tidak hanya membawa pesan tentang kesehatan, tetapi juga menghubungkannya dengan kepedulian terhadap lingkungan. Dari limbah organik menjadi eco-enzyme, dari fermentasi teh dan air gula menjadi kombucha, dan dari pengetahuan menjadi kebiasaan hidup yang lebih sehat. (Mr/IS)

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PLHSDGS UIN STS Jambi. All Rights Reserved.