Program Studi Biologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali melaksanakan kegiatan praktikum lapangan pada pertengahan bulan Mei lalu dengan tema “Analisis Vegetasi Hutan Kampus” yang berlangsung di kawasan hutan kampus II UIN STS Jambi di Simpang Sungai Duren. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Ekologi ini bertujuan memperkuat pemahaman teori melalui pengamatan langsung di lapangan. Kegiatan praktikum ini juga diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Biologi Universitas Terbuka Jambi, sebagai bentuk implementasi kerja sama antara UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan Universitas Terbuka Jambi.
Kegiatan praktikum dibimbing langsung oleh Bayu Kurniawan, M.Sc., selaku dosen pengampu mata kuliah Ekologi, dengan asisten praktikum Anifia dan Eva. Pada kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan berbagai tahapan penelitian lapangan, mulai dari penentuan plot pengamatan, pengukuran diameter dan tinggi tumbuhan, pencatatan jenis vegetasi, hingga analisis kerapatan, frekuensi, dominansi, dan indeks keanekaragaman tumbuhan. Metode analisis vegetasi yang digunakan diharapkan mampu melatih keterampilan ilmiah mahasiswa dalam memahami struktur komunitas tumbuhan dan kondisi ekosistem hutan tropis.

Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya konservasi lingkungan dan keberlanjutan ekosistem hutan kampus sebagai laboratorium alam. Kesadaran ini tentunya sangat dibutuhkan dalam mendukung kebijakan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang telah menetapkan kawasan hutannya seluas 17 Ha sebagai arboretum. Selama kegiatan praktikum, mahasiswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengamatan lapangan hingga diskusi hasil analisis data.
Dosen pembimbing, Bayu Kurniawan, M.Sc., menyampaikan bahwa praktikum lapangan merupakan bagian penting dalam pembelajaran Biologi karena mampu mengintegrasikan teori dengan praktik secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep analisis vegetasi secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan penelitian lapangan yang dapat menjadi bekal dalam penyusunan tugas akhir maupun penelitian ilmiah lainnya di masa mendatang. (IS)