Volunteer SDGs UIN STS Jambi Perkuat Legalitas dan Digitalisasi UMKM di Desa Pematang Gajah

Volunteer SDGs UIN STS Jambi Perkuat Legalitas dan Digitalisasi UMKM di Desa Pematang Gajah

Berita 2 menit baca 10 kali dilihat

Dalam rangka penguatan tata kelola UMKM di Pematang Gajah, Volunteer SDGs Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi melaksanakan Kegiatan bertema “Akselerasi UMKM Naik Kelas melalui Pendampingan Legalitas Usaha, Sertifikasi Halal, dan Digitalisasi” pada Senin lalu (20/07/2026). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pendampingan UMKM yang dilaksanakan sejak bulan Juni lalu.

Kegiatan yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Agustina Mutia, S.E., M.E.I. ini menghadirkan Ahmad Haris, S.Pd., Gr. sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Sementara itu, materi mengenai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Google Business Profile (Google Maps) disampaikan oleh anggota Volunteer SDGs UIN STS yaitu Indah Puji Lestari dan Riska Diyanti. Selain memperoleh pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha, peserta juga mempraktikkan penggunaan Google Business Profile sebagai langkah awal digitalisasi usaha.

Selama kurang lebih 45 hari pelaksanaan pengabdian, Volunteer SDGs UIN STS Jambi di Desa Pematang Gajah berhasil mendata 124 pelaku UMKM yang tersebar di 17 RT. Melalui proses pendampingan yang dilakukan, berhasil diterbitkan 24 Nomor Induk Berusaha (NIB), 2 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta 10 UMKM didampingi hingga tahap pengajuan Sertifikasi Halal (on going). Selain itu, pelaku UMKM juga memperoleh pendampingan dalam pemanfaatan Google Business Profile (Google Maps) sebagai upaya untuk memperluas akses informasi usaha melalui platform digital.

Sebagai bagian dari pendampingan legalitas usaha, Volunteer SDGs juga mengupayakan penerbitan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Namun, berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang tercantum pada Nomor Induk Berusaha (NIB), seluruh UMKM yang didampingi belum memenuhi persyaratan sehingga proses pengajuannya belum dapat dilaksanakan. Meskipun demikian, pelaku UMKM tetap memperoleh pendampingan dan penjelasan mengenai persyaratan yang perlu dipenuhi untuk pengajuan PIRT pada masa mendatang.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Volunteer SDGs UIN STS Jambi tidak hanya memperkuat aspek legalitas usaha, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan UMKM di tingkat desa. Pendampingan yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (IS/Rs)

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 PLHSDGS UIN STS Jambi. All Rights Reserved.