Tak bertuankah mereka sebelumnya?
Sampah-sampah yang berserakan aneka bentuk dan warna?
Apakah ombak yang sebabkan mereka sampai ke tepian pantai?
Bersikap ramahlah pada bumi, wahai raga yang kadang sok bersih!
Hilir mudik angin tak pernah mengganggu malammu bukan?
Lantas mengapa kau kikis terus sebagian dari buminya?
Landai pantai menggeram sebab bencana kerusakan.
Menambah kisah pilu yang tak terbayang sebelumnya.
Ikan susah untuk berenang kau malah acuh tertawa senang.
Biota laut perlahan punah, kau tetap hidup riang.
Sekali lagi duhai diri, bijaklah terhadap semesta.
Karna, kita tidak tahu kapan dia akan murka!
(Riyadhun Naim, mahasiswi Prodi Sistem Informasi UIN STS Jambi)
2 Responses
indah banget puisinyaa 🥺🥺 jadi ngerasa bersalah sama lautan….
Semoga semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya menjaga laut. Salam Hijau!