Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga lingkungan, termasuk ekosistem air (tujuan SDGs-6 dan SDGs-14), Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs (PLHSDGs) beserta program studi terkait rutin melaksanakan uji kualitas air di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Berdasarkan hasil uji kualitas air, akan dilakukan tindakan yang dibutuhkan jika terdapat unsur-unsur cemaran di dalamnya. Hal ini tidak hanya bertujuan memastikan kebersihan air di lingkungan kampus, tetapi juga menjaga mutu buangan air yang bermuara ke Sungai Batanghari.
Berdasarkan uji kualitas air pada akhir tahun 2025 lalu, diketahui bahwa air Embung I Kampus II UIN SulthanThaha Saifuddin Jambi mengandung timbal (Pb) sedikit melebihi ambang batas, sehingga perlu dilakukan penanggulangan menggunakan tanaman yang bersifat absorban seperti eceng gondok. Untuk itu, mahasiswa volunteer yang bergabung dalam PLHSDGs UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melaksanakan penyebaran eceng gondok di Embung I pada akhir pekan lalu di bawah bimbingan dosen Prodi Biologi, Bayu Kurniawan. Karena pertumbuhan eceng gondok yang cepat, maka penyebaran dilakukan dengan menggunakan pembatas apung untuk mencegah eceng gondok menyebar luas di embung. Adanya pembatas ini memungkinkan petugas mengontrol perkembangan eceng gondok dan memudahkan untuk mengambil sebagian jika jumlahnya sudah melebihi kapasitas.


Untuk mengoptimalkan nilai guna eceng gondok, direncanakan nantinya eceng gondok yang diambil dari embung karena overpopulasi akan dimanfaatkan untuk pembuatan tas di bawah koordinasi Unit Pengembangan Kewirausahaan dan Karier (UPKK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Ketua UPKK, Dr. Mardalina, dan Koordinator PLHSDGs, Dr. Iramwati Sagala, merencanakan bahwa produk tas eceng gondok nantinya bisa menjadi salah satu produk Start-Up Hijau yang sedang dirintis oleh PLHSDGs. Bagian-bagian eceng gondok yang tidak terpakai akan masuk dalam skema kompos yang dikelola oleh PLHSDGs bersama Program Studi Biologi. Singkatnya, eceng gondok akan dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga kualitas air sekaligus bernilai ekonomis. Tertarik untuk ikut dalam skema bisnis eceng gondok ini? Tunggu informasi penerimaan volunteernya ya! (IS)